Terima Kasih Atas Kunjungan Anda di SUPERMARKET-nya Service Manual

Mengenal Jenis Perangkat Rem pada Mobil

Mobil boleh kencang, tapi tidak didukung rem yang baik, sama aja bohong. Sistem rem pun kini ada dua, yakni cakram dan teromol (model lama). Tak salah, perangkat rem yang selama ini difungsikan dengan menginjak pedal di bagian bawah, memang sangat bergantung dari tekanan oli (minyak) yang dihasilkan sil karet di master rem dan kaliper.

Bila ingin jeli, perangkat ini bisa dideteksi sejak dini jika mengalami gangguan. Indikasinya mulai dari pedal yang keras saat diinjak atau sebaliknya jeblos, mengayun atau bahkan mengeluarkan bunyi. Itu sebabnya bengkel resmi manapun akan menjadwalkan servis atau peremajaan setiap periode tertentu. Lazimnya setiap 10.000 km akan dilakukan pengecekan rutin.

REM CAKRAM
Ada 3 jenis yang beredar saat ini. Cakram solid, ventilated dan cross drill.
Untuk cakram solid, hanya terdiri dari piringan besi biasa, tanpa ada jalur ventilasi. Biasanya, diaplikasi pada mobil standar, yang tidak mengutamakan performance.

Cakram ventilated, jenis ini seperti 2 piringan yang ditempel, tapi terdapat rongga udara di antaranya. Lubang di sini berfungsi untuk membuang udara panas akibat reduksi rem agar lebih maksimal. Sehingga daya cengkramnya pun semakin baik.

Sedangkan jenis cross drill adalah piringan cakram yang memiliki lubang-lubang pada bagian badan piringan. Ini berfungsi untuk memaksimalkan pembuangan debu kampas rem, agar daya cengkram tetap maksimal.

Untuk urusan bahan dasar, selain besi yang sudah beredar saat ini, terdapat bahan lain seperti karbon dan keramik. Piringan cakram dengan bahan keramik akan memberikan kinerja yang lebih baik, juga tahan terhadap suhu tinggi dan tentunya lebih ringan. Namun, mesti diwaspadai, terkadang untuk cakram jenis ini baru akan maksimal ketika sudah mencapai suhu kerja tertentu. Saat cakram masih dingin, performa pengeremannya malah berkurang.

REM TEROMOL
Tak seperti rem cakram yang bekerja dengan cara dijepit oleh sepasang kampas. Sistem pengereman yang satu ini menggunakan drum atau teromol untuk mengurangi laju perputaran roda. Makanya kerap disapa drum brakes.

Pada rem jenis ini, kampas rem akan ‘menendang’ keluar untuk kemudian menahan rumah roda alias teromol. Teknologi rem yang terbilang lawas tetapi masih banyak dipakai pabrikan mobil.

Sama halnya dengan rem cakram, pergerakan kampas pada drum brakes disebabkan oleh master rem bawah yang juga menggunakan tekanan alias pressure. Bedanya, kampas rem ditarik oleh per untuk release saat pedal rem dilepas.

Pada kondisi tertentu, rem teromol bisa lebih pakem ketimbang disc brake namun menjadi penyebab rem ngeblok. Malah, master rem bawah pada teromol yang sudah jelek akan mengunci, sehingga kampas tidak mau lepas walau pedal tak lagi diinjak.

Umum terjadi bila kampas rem teromol sudah tipis sehingga piston master rem bawah terlalu menonjok keluar yang berujung seret alias tidak mau kembali. Servis rem teromol biasanya dilakukan lebih cepat ketimbang disc brake.

Search
Search:
Login
Shopping Cart
shopping cart
Others
https://www.facebook.com/pages/Manual-Book-Mobil/316080003156 https://twitter.com/ManualBookMobil https://plus.google.com/102729553317463849973/posts https://id.pinterest.com/manualbookmobil/
Testimonial
denartha
barang dan packing nya ok...

Dhoni f.a
Terimakasih buat manualbook mobil.com..pelayanan nya cepet banget..kemasan rapih hasil cdny bagus..pokokny recommended bgt..sukses slalu buat manualbook mobil.com...salken from..dhoni f perum 1 tanger... detail

jaka
pelayanan yang hebat....cepat dan bisa di percaya

» lihat testimonial
» isi testimonial