Cara Mudah Cek Kondisi Suspensi Mobil
Pada kendaraan utamanya mobil, suspensi memegang peran penting bagi kenyamanan dan pengendalian saat berkendara. Pasca perjalanan jauh, suspensi menjadi salah satu sistem yang harus diperhatikan kondisinya. Terutama bagi mobil yang berjalan dengan beban penuh/berat dan menempuh banyak jalan tak rata.
Secara mendasar ada 2 komponen yang harus dicek, sokbreker dan karet-karet. Per, meski masuk dalam sistem suspensi selama tidak melewati kondisi ekstrem maka relatif bebas masalah. Berikut cara cek kondisi bagian suspensi:
Sokbreker.
Lajukan mobil lalu lewati gundukan. Sokbreker yang peredamannya masih baik hanya membutuhkan 1 kali ayunan. Jika ayunannya lebih dari 1 kali, maka sokbreker telah lemah dan sebaiknya diganti. Lain hal bila bocor. Tampak dari rembesan oli yang menjalar di bodi sokbreker. Jika ada rembesan maka artinya sokbreker telah rusak dan harus diganti.
Karet-karet.
Karet top mounting: Komponen ini letaknya di bagian atas sokbreker. Ia menjadi penampang yang mengunci sokbreker dengan bodi. Pada beberapa mobil, bagian ini terlihat jelas karena ditempatkan di tempat terbuka seperti engine bay.
Mengecek kondisi karet top mounting tak sulit. Lajukan mobil lalu lewati marka jalan. Mobil akan tetap melaju lurus jika kondisi karet masih bagus. Jika mobil sampai berpindah jalur, maka berarti karet sudah rusak atau bahkan pecah.
Bushing arm: Deteksi pertama terhadap kondisi karet bushing arm adalah suara. Bila mobil sedang mengayun dan timbul suara menderit maka artinya karet bushing sudah getas atau pecah.
Cara lain adalah dengan melewati marka jalan. Mirip dengan gejala karet top mounting bermasalah, jika karet bushing arm sudah rusak maka mobil akan berpindah jalur meski setir tidak digerakkan.
Untuk memastikan, dongkrak mobil, copot roda lalu perhatikan karet bushing. Jika ada retakan atau bahkan pecah sama sekali maka langkah terbaik adalah dengan menggantinya.